HD | Tidak Direstui

1312 Words

"Papa.." lirih Ayana saat melihat sosok yang dia cari tengah berdiri tak jauh darinya dengan peluh yang membasahi wajah tuanya. Seragamnya terlihat kotor dan penampilannya tampak berantakan. "Ayana.." pria itu tampak terkejut melihat keberadaan Ayana. Pasalnya temannya tadi mengatakan jika ada seseorang yang ingin bertemu dengannya, namun tidak ingin memberitahukan namanya. "Papa.." seru Ayana berhambur ke dalam pelukan ayahnya. "Maafin Ayana karena udah ninggalin Papa." lirih Ayana dengan air mata berlinang. Pria bernama John Matteo itu menggeleng kecil dengan wajah haru. Kerinduan tampak jelas di wajahnya saat ini. John benar-benar merindukan putri kecilnya yang kini telah dewasa. "Tidak, Nak. Justru Papa yang harus minta maaf sama kamu karena sudah menyakiti kamu selama ini." kata

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD