Daniel tidak menyangka harinya akan sekacau ini, ia mengira kekesalannya akan membuat Vania lebih tunduk dan bungkam. Nyatanya, justru Vania lah yang menunjukkan taringnya dan kini Daniel kewalahan menanganinya. Mobil sport pria itu melaju cepat menuju satu tempat yang ia yakini sebagai tempat persinggahan Vania. Ke mana lagi kamu bisa bersembunyi kalau bukan di sana? Gumam Daniel dalam hatinya. Setelah tahu Vania tidak datang ke kampus padahal ia keluar rumah sangat awal, Daniel hanya berspekulasi bahwa istrinya berada di rumah orangtuanya. Sikap merajuk Vania benar benar menyita fokus Daniel, pikiran pria itu sepenuhnya terpusat pada Vania hingga lupa bahwa ada satu orang yang juga berharap cemas menanti kabar darinya. Hati yang tengah gengsi dan resah setelah tahu lebih dalam tentan

