TEGANG

1319 Words

Vania menatap datar pada Daniel yang memberinya senyuman manis. Harus Vania akui kehebatan Daniel mengontrol dirinya, seolah tidak ada masalah di antara mereka saat berhadapan dengan Desi. Sejak tadi Desi dan Daniel mendominasi pembicaraan, secara tidak langsung menyisihkan Vania yang pasif dan hanya sesekali merespon saat namanya disentil. “Masakan mama mertua memang paling enak, pantes saja Vania suka ngidam masakan mama.” Canda Daniel yang kini membawa nama Vania lagi, ia melirik ke arah istrinya, mengkode agar segera mendapat respon dari Vania. Vania hanya tersenyum canggung, Desi begitu terbuai oleh kata-kata manis Daniel dan tidak sulit bagi mereka untuk akrab. Vania bahkan merasa justru posisinya kini lebih mirip seorang menantu ketimbang anak kandung Desi. Perhatian ibunya tersit

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD