KESEMPATAN KEDUA

1666 Words

Sorot mata Vania masih terpaku menatapi suaminya yang lembut menatapnya. Air muka wanita itu menegang, ritme jantungnya berdetak lebih kencang dari sebelumnya, bibir tipis Vania bergerak meskipun agar sulit untuk mengucapkan kata, tapi akhirnya tercetus juga untaian kata dari suara lembutnya. “Mas....” Daniel menatap lembut pada Vania sambil mengerutkan dahinya, “Ya, sayang?” Deg! Vania kehilangan sedikit keberaniannya saat mendengar suara Daniel, posisinya yang tersudutkan rasa bersalah sungguh menjadi tekanan batin tersendiri. Bahkan untuk meminta maaf dan berterus terang saja, belum apa-apa Vania sudah merasakan tangannya dingin karena ketakutan. “Ada apa Va?” Daniel bertanya lagi saat melihar raut tegang istrinya, ia jadi penasaran apa yang wanita itu ingin bicarakan. Vania men

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD