“Hai Va.” Seru Maria dengan girang, senyumnya menawan membalas senyuman hangat sang tuan rumah saat menyambut kedatangannya. “Tante....” Yang lebih heboh justru Laurent yang dengan gesit berlari memeluk Maria, membuat gadis yang dipanggil tante itu tertawa senang. Vania yang berdiri melihat kehangatan dua orang itu hanya tersenyum saja. “Itu anak kangen banget sama kamu, dari kemarin udah nyebutin aja. Eh nggak tahunya kamu mau datang, makin heboh lah dia.” Maria menggendong Laurent kemudian melihat Vania dengan sorot mata teduh, “Sorry ya Va mendadak banget aku datangnya. Kamu beneran nih lagi santai? Nggak repot kan kalau diajak keluar?” Vania tertawa kecil seraya menggelengkan kepalanya. “Sama sekali nggak repot, lagian kamu kan tahu kalau aku selalu di rumah. Nggak kayak kamu yang

