Rate: 18+ AUTHOR`S POV Angel menatap ke luar jendela. Terhitung sudah satu minggu lebih ia terkurung di sebuah bangunan pencakar langit yang sangat megah milik seorang pewaris perusaan besar bernama Maximillian Alven. Unit tempat Angel berada kini memiliki jendela besar yang menghadap ke arah kepadatan ibu kota. Saat senja seperti ini, Angel bisa melihat pemandangan yang memukau dari tempat ini. Angel terlonjak saat merasakan adanya sebuah lengan yang melingkari perut datarnya. Seingatnya, ia dari tadi sendirian di sini. Apalagi unit ini memiliki sistem keamanan yang sangat ketat, sehingga tidak memungkinkan adanya penyusup yang berhasil masuk. Satu-satunya oran yang bisa bebas keluar-masuk tempat ini hanya satu. “Max?” gumam Angel. Lalu, Angel dapat merasakan bagaimana tubuh kekar

