77 - Mencari Peluang

1972 Words

Tiga hari berlalu sejak aku sadar dari tidur panjangku di rumah sakit. Kali ini, aku sudah mulai menjalani rutinitasku seperti biasa. Meski Ridho sudah banyak membantuku selama aku tidak ada, namun tetap saja pekerjaanku menumpuk akibat beberapa hal yang memang tidak bisa dikerjakan orang lain selain aku. Dan siang ini pun aku kembali melewatkan makan siangku. Aku baru sadar saat jarum pendek jam sudah hampir menunjuk ke angka tiga. Aku rasa, aku sudah kembali menjadi workaholic, sama seperti saat aku belum mengenal Lucy. Ah... andai gadis itu tahu aku sampai melewatkan makan siang karena sibuk bekerja, ia pasti akan mengomeliku sekarang. Aku jadi merindukan omelannya di saat seperti ini. Hariku terasa sepi tanpanya. Aku menghentikan sejenak segala kegiatanku. Berusaha memikirkan cara

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD