"Atas dasar apa Bu?" tanya Adam pelan mengulang kembali pertanyaannya karena Mita tidak menjawab. Lagi-lagi Mita hanya terdiam. Tidak seharusnya Mita menyuruh paksa Adam mengikuti keinginannya. Adam sudah dewasa, tentu sudah bisa memilih dan memilah mana yang baik untuk diriinya da mana yang tidak baik. Mungkin juga Adam sudah memiliki pilihan lain yang lebih 'srek' dnegan hatinya. Tugas Mita hanya memberikan saran dan merstui, cuma itu saja. "Bu?" tanya Adam kembali mengulang. Adam meluruskan tubuhnya dan menatap lekat bola mata Mita yang terlihat sedih. Adam mnangkap ada sesuatu yang berbeda dari Mita, Ibunya. Kini Adam menegakkan tubuhnya dan memeluk Mita, Sang Ibu dnegan sangat erat. "Maafkan Adam, Ibu. Adam hanya bertanya, kalau keputusan Ibu adalah yang terbaik dan demia kebahag