36

1026 Words

"Jangan beri aku pertanyaan yang sulit seperti ini Ibu?" ucap Adam semakin lirih. Pelukan itu mengendur dan Adam menyandarkan punggungnya di sandaran sofa ruang tengah. "Ini bukan pertanyaan sulit Adam. Ini fakta dan ini nyata sedang terjadi pada diri kamu," tegas Mita dengan nada sedikit lantang. "Maafkan aku, Bu. Aku tidak bisa menjawab pertanyaan Ibu," ucap Adam lirih. "Kamu menyerah? Atau kamu takut? Padahal cinta itu harus di perjuangkan," ucap Ibu pean sambil tertawa kecil. "Ibu yang sejak tadi malah menyudutkan aku. Sampai aku tidak berkutik sedikit pun," ucap Adam pelan sambil memijat keningnya yang sedikit pening memikirkan perasaanya saat ini. PRANK!! Mita dan Adam menoleh ke arah pecahan kaca yang terdengar sangat jelas terjadi di dalam rumahnya. "Suara apa itu?" tanya M

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD