BAB 17

1287 Words

Semenjak punya Gitar, Mandala jadi jarang keluar rumah. Lebih banyak menghabiskan waktunya di kamar, teras samping, atau pun di halaman belakang dengan membawa gitar. Entah apa yang dilakukan pemuda itu, tidak ada yang tahu. Sundari dan kedua anaknnya mengabaikkannya, menganggap tidak ada. Sumi yang masih baik dengan tiap hari menyuguhkan makanan dan Tarno yang tiap selesai pekerjaan selalu mencarinya untuk mengajak bicara. Sekar sendiri, berusaha sebisa mungkin untuk tidak bersinggungan dengannya. Semenjak peristiwa di halaman sore ini, ia tahu kalau Mandala temperamental. la tidak ingin menambah masalah dan membuat amarah pemuda itu kembali meledak-ledak karena membelanya yang dianggap lemah. Sebenarnya, sikap Mandala yang membelanya saat orang lain tidak ada yang melakukan, itu membua

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD