Bab 60 Malam Panjang

1206 Words

Malam itu, rumah Leo terasa tenang. Terlalu tenang untuk rumah yang dihuni bayi kembar. Naya yang sedang melipat baju bayi berhenti sejenak, menoleh ke Leo yang sibuk merakit rak kecil untuk diapers. “Leo sayang…” “Hm?” “Mereka kok anteng banget ya?” Leo tidak mengangkat kepala. “Nikmati aja dulu, sebelum badai datang.” “Jangan gitu, nanti kejadian beneran.” Leo ingin bercanda, tapi belum sempat bibirnya bergerak— WAAAAH!! Suara tangis melengking itu muncul dari kamar bayi. Disusul suara kedua. WAAAHH!! WAAAHH!! Naya langsung berdiri. “Lino! Lara!” Leo mendesah panjang. “Badai baru dipanggil lima detik yang lalu…” Mereka berdua berlari ke kamar bayi, dan seperti biasa… Lino menangis karena lapar. Lara menangis karena… melihat Lino menangis. “Ya ampun, ini kembar tapi beda

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD