SL-52

1271 Words

"Lepaskan aku, perasaan yang salah tempat ini bukan milikmu" –Sita   ***   Sesak, Itulah satu kata yang mewakili perasaannya Sita kembali mengusap air matanya yang jatuh ke pipi. Saat ini sita sedang berada di taksi online yang akan membawanya kembali ke Hotel BM Cinta, kisahnya benar-benar berakhir. Kedua kali dalam hidupnya sita berada diposisi ini, bedanya kali ini sita yang menorehkan lukanya sendiri. Emosinya ikut bergelonjak namun ada rasa puas juga setelah mengungkapkan semuanya. Memang semua terlalu menyakitkan, sita yakin Arsya kecewa, atau mungkin pria itu kini bersyukur lepas dari perempuan yang memiliki masa lalu sepertinya. Sita tertawa getir, miris dan teriris lagi hatinya. Perih Tak peduli sopir taksi yang memperhatikannya, sesekali sopir taksi melihatnya dari kaca

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD