91

1726 Words

Di tengah gelak tawa dan kepulan uap minuman panas di meja kayu panjang itu, Adit mendadak menepuk dahinya cukup keras. "Ohiya! Aku hampir lupa!" seru Adit dengan wajah berbinar seraya melirik Dewa. "Gila ya, Wa... aku minggu lalu sempat mati gaya di rest area tol Malang. Mau beli kopi, eh nggak sengaja ketemu cewek. Pas diperhatikan baik-baik... ternyata Lintang!" Cangkir wedang jahe s**u di genggaman Dewa terhenti tepat beberapa milimeter di depan bibirnya. Gerakan matanya seketika mengunci wajah Adit. Sensasi hangat jahe yang hendak membasahi tenggorokannya seketika menguap, berganti dengan atmosfer dingin yang mendadak menguar dari tubuh jangkung pria bule itu. Reksa yang duduk di samping Dewa ikut menghentikan gerak jemarinya yang sedang memegang cangkir kopi jos. Tatapan mata Reks

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD