92

1802 Words

Malam semakin larut ketika pertemuan tiga sahabat itu akhirnya berakhir. Adit berkali-kali masih meminta maaf sebelum pamit lebih dulu karena harus berangkat subuh kembali ke Bekasi. Dewa menerimanya dengan lapang. Bahkan mereka sempat kembali berjabat tangan dan berpelukan singkat. Namun... Reksa mengenal Dewa terlalu lama. Pria berwajah bule itu memang sudah tersenyum lagi, bahkan sempat melontarkan candaan. Akan tetapi, ada sesuatu yang masih mengendap di balik sorot mata abu-abu kehijauannya. Sesuatu yang tidak selesai hanya dengan permintaan maaf. --- Mobil sedan hitam milik Reksa kembali melaju meninggalkan kawasan Gubeng. Suasana yang tadi ramai kini berganti lengang. Jalanan Surabaya mulai dipenuhi kendaraan yang bergegas pulang. Lampu-lampu kota memantul di kaca depan mobil,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD