Seminggu telah berlalu sejak badai di malam reuni itu mereda. Bagi Dewa, waktu tujuh hari ini terasa berjalan begitu lambat dan menyiksa. Ruangan kerjanya yang biasa tenang kini dipenuhi oleh aura dingin yang pekat. Penyebabnya hanya satu: gadis pemilik rumah yang tepat di samping rumahnya, wanita yang sukses mengobrak-abrik tatanan hatinya, kini benar-benar menjalankan misi pelarian yang luar biasa rapi. Lintang benar-benar berniat mengubur kejadian malam itu dalam-dalam dengan cara menghindari Dewa seketat mungkin. Namun, yang tidak Lintang ketahui, di dalam kompleks perumahan yang sama, mustahil untuk tidak berpapasan—terutama jika Mas Bule sengaja menanti momentum tersebut. Kilasan kejadian empat hari yang lalu mendadak berputar di kepala Dewa saat ia menatap cangkir kopinya. Sore i

