Natasha melangkah masuk dengan penuh percaya diri, ketukan sepatu hak tingginya terdengar ritmis di atas marmer mewah mansion. Meskipun atmosfer di sekitar Sadewa sudah mendingin hingga ke titik beku, wanita itu tampak mengabaikannya dengan lihai. Ia langsung mengulas senyum paling manis, beralih menuju sofa tempat kedua orang tua Dewa duduk untuk menunjukkan kesopanan yang tampak sangat terlatih. "Halo Om Dewangga, Tante Naomi. Apa kabar? Maaf ya Natasha lancang langsung masuk, kangen banget soalnya," ucap Natasha manja sembari mengulurkan tangan dengan anggun. Sebagai orang tua yang memiliki reputasi dan tata krama tingkat tinggi, Papa Dewangga dan Mama Naomi tidak lantas menunjukkan sikap kasar. Bagaimanapun, mereka adalah tuan rumah yang bijaksana. Meski di dalam lubuk hati terdalam,

