47

1546 Words

Sore harinya, riuh rendah rombongan lamaran formal keluarga Dirgantara telah kembali ke rumah sebelah. Rumah keluarga Aryadinata kini sudah jauh lebih tenang, menyisakan sisa-sisa kehangatan acara pagi tadi. Angin sore kota Surabaya berembus menyelinap melalui celah jendela kamar Lintang yang terbuka lebar, membawa aroma tanah kering yang tersiram air sisa siraman tanaman Ibun di halaman bawah. Lintang duduk bersila di atas kasurnya, masih setia memakai gaun navy blue pekatnya yang belum sempat ia ganti sejak siang. Di atas pangkuannya, sebuah laptop menyala terang, menampilkan halaman dokumen Microsoft Word yang kursornya masih berkedip-kedip ritmis. Jemari lentiknya bergerak lincah di atas papan ketik, menumpahkan segala buncahan emosi dan inspirasi yang mendadak meluap-luap di kepalany

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD