"Ayo masuk." Andra membuka pintu rumah tempat tinggal mereka. Tadinya dia tinggal di apartemen selama berada di kota ini. Namun sejak kejadian itu, akhirnya dari pihak hotel memberikan rumah sewa untuk ditempati. Andra belum sempat memindahkan barang-barang. Baginya yang penting sudah ada tempat tinggal yang layak untuk keluarga. "Assalamualaikum." Reisa mengucap salam saat masuk ke dalam rumah itu. Ini tak sebagus rumah mereka sebelumnya, tetapi cukup nyaman. Tak apalah untuk sementara waktu, yang penting mereka berkumpul lagi. Andra menunjukkan semua ruangan, yang mana kamar Tarno dan Inah. Tidak ada kamar bayi karena ruangan di rumah itu tidak cukup. Bagi Reisa, semua perabotan tertata rapi saja dia sudah senang. Alat-alat elektronik lengkap semua. Jadi pekerjaan mereka lebih

