Bab 38

1405 Words

Arsen menjatuhkan tubuhnya di ranjang, menatap langit-langit kamar di apartemennya, dia sengaja mencari tempat yang dekat dengan kediaman Khalisa. Setiap kalimat yang diucapkan oleh Rega, tidak membuatnya patah semangat, dia malah semakin percaya diri dan tetap akan berusaha memperbaiki semuanya. Masa kecil memang tidak bisa di ulang lagi, tetapi tidak ada kata terlambat untuk kembali bersama. “Fiuuhhh!!.. Rega, kamu memang paling menantang!" Terkekeh gemas. detik kemudian ekpresinya mendadak serius. Malven?.. pria itu bukan sekedar Asisten tetapi sudah seperti tembok yang akan menghalangi langkahnya. “Cih.. Khalisa mana mau sama pria modelan kayak gitu." Memutar bola matanya. “Aku yang tampan dan kaya saja masih harus berjuang." Sementara di sisi lain, Rega menundukkan kepalan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD