EL. 77 NASI LIMA RIBU

1410 Words

Akbar bersedia mengantarkan nasi ke rumah Nini Rara. El membeli sepuluh bungkus. Satu untuk dirinya, lalu untuk Elia, dan yang delapan bungkus untuk siapapun yang ingin mencicipi nasi lima ribu. Nasi yang dulu dimakan Elia tiga kali sehari. Sebelum Akbar datang. El dan Elia ke dapur, menemui para wanita Ramadan yang masih ada di dapur. Mereka sedang membereskan perabot bekas acara tadi. Elia ingin membantu tapi dilarang. Akhirnya Elia hanya diijinkan duduk saja di atas kursi dapur, sambil melap piring yang sudah dicuci. "Makanannya masih ada tidak, Cil?" El bertanya kepada Rara, istri Aay. "Ada. Mau makan?" "Tidak. Kalau masih banyak, aku mau minta masukin rantang, untuk temanku yang sebentar lagi datang. Untuk empat porsi. Ada tidak, Cil?" "Ada. Mau lauknya daging, ayam, haruan, at

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD