"Besok adalah hari pernikahan kita. Ada yang masih ingin kamu lakukan?" Dinda dan Lucian sudah berada dibutik, menunggu gaun pesanan mereka. Begitu banyak kejadian tak terduga, membuat Dinda dan Lucian baru sempat fitting baju. Sementara semua persiapan pesta sudah ia serahkan pada Sekretaris Roy. "Tidak ada. Aku hanya ingin tau kenapa kamu mau menikahiku?" Sudah menatap Lucian dengan lekat, Dinda sangat menantikan jawabannya. "Memangnya kenapa?!" Bukannya menjawab, Lucian malah balik bertanya. "Tentu saja karena aku mau tahu jawabannya." "Kamu sudah tahu, kenapa masih bertanya?!" Dinda terdiam sebentar, "Apa karena aku sudah mengandung anakmu?" cicit Dinda kecil. Tolong jangan! Tolong jangan jawab iya. "Iya!" Seperti ada sesuatu yang menghancurkan, hati Dinda terasa sedikit se

