Bab 23. Ketegasan sang Ayah

1037 Words

"Apa yang kamu lakukan?! Lepas!" Lucian mendorong Vivi dengan kasar, saking kasarnya membuat wanita itu langsung terjungkal. "Lucian kamu tega sekali, aku lagi sakit saat ini. Aku jauh-jauh datang ke sini hanya untuk menemuimu." "Kalau sakit ke rumah sakit. Bukan datang ke rumahku!" sergah Lucian. Terdiam sebentar, Vivi menatap Lucian tak percaya. "Lucian, kamu mengusirku?" Tak bergeming, Lucian hanya diam menatapnya. Tapi tak menyerah, Vivi yang sudah terlanjur datang menjatuhkan tubuhnya dan memeluk kaki Lucian. "Lucian aku tau kamu marah padaku, kamu menikahinya juga hanya ingin membuat aku kesal kan? Tapi sayang, plis, aku sudah kembali, tolong sudahi drama ini." "Drama apa yang kalian maksud?!" Suara tegas dan lantang muncul dari balik pintu. "Ayah?" Tidak ingin pria itu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD