11. Ibu Terjahat

1902 Words

Pagi ini rasanya jauh berbeda dari biasanya. Pasalnya, keberadaan Mas Dewa membuat suasana rumah jadi sepenuhnya berubah. Terutama efeknya pada Fafa. Anak itu sejak bangun sudah banyak tersenyum. Jangan bayangkan senyum yang asal senyum. Senyum Fafa kali ini sangat lebar, menandakan kalau dia sedang sangat bahagia. Aku bahkan sampai ragu, jangan-jangan sebelum ini aku tidak pernah berhasil membuatnya tersenyum seperti itu. Apa iya, ya? “Mama, Mama, Mama!” panggil Fafa sembari berlari ke arahku yang kini sedang mengiris bahan masakan untuk sarapan. Mas Dewa sendiri tadi sedang ngobrol dengan Bi Endah, entah membahas apa. Sepertinya masih seputar Fafa. Dan aku sudah mewanti-wanti pada Bi Endah untuk jangan oversharing. Aku ingin Bi Endah cerita seperlunya saja. Jangan sampai ada bagian

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD