23. Malaikat Kecil Dewa

1902 Words

“Kamu ini mau sampai kapan melajang terus, De?” tanya Ibu saat kami sudah duduk berdua di resto hotel. Padahal kami duduk belum ada satu menit, tetapi Ibu langsung menyerang ke masalah inti. Yang tanya Fafa, dia tetap di kamar dan kuminta Fajar untuk menemani. Aku tidak tega kalau anakku sendirian. Pokoknya harus ada yang menjaganya, dan yang menjaga harus orang yang kupercayai. “Belum tahu, Bu. Belum pengen nikah.” “Nunggu Yuna balik dan mau sama kamu lagi? Yo mimpi! Bangun, De!” Ibu saja tahu. Memang rasanya mimpi. Aku yang dulu menyuruh Yuna pergi, masa aku pula yang ingin dia kembali? Namanya memang sangat tak tahu diri. Ibu sendiri tahu alasan aku minta Yuna pergi, tetapi tidak benar-benar tahu seluruhnya. Masalahku, aku tidak pernah benar-benar jujur ke orang tua. Aku hanya juj

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD