22. Eyang Fafa

2601 Words

Dewa’s POV  “Fafa baik-baik di rumah sama Papa, ya!” ujar Yuna saat dia pamitan sebelum check in di bandara. Memang aku yang mengantarnya ke Bandara sekalian aku ingin pergi ke hotel untuk mengecek sesuatu setelah mendapat laporan dari Fajar. Jadinya, aku tidak lanjut menginap di hotel yang kemarin. Fafa kubawa ke hotelku saja. Biar dia merasakan hotel milik papanya sendiri. Karena aku yakin, Yuna belum pernah satu kali pun mengajak Fafa menginap di hotelku. Selama ini dia pasti menjauhkan Fafa dari Havenwood Itu pun jika bukan karena kebetulan kerja sama, entah kapan aku bisa melihat Yuna yang ternyata diam-diam telah melahirkan anakku. Anak yang selalu kami tunggu sejak awal menikah. Jika ingat ‘melahirkan diam-diam’, ini selalu menjadi cambuk yang begitu sakit bagiku. Aku telah be

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD