BAB 39

1392 Words

Semua pegawai kantor pusat bisa melihat kalau ada yang berbeda dengan Zayne. Sikap laki-laki itu tidak lagi seketus atau sedingin biasanya. Lebih banyak menebarkan senyum dan sedikit ramah dengan pegawai Iain. Perubahan itu membuat Ferni sebagai sekretaris tak urung merasa kaget. Namun, di lain pihak juga senang karena Zayne tidak lagi sekaku biasanya. “Ferni, rapat di hari Sabtu sebaiknya kamu cancel. Undur di hari kerja.” Zayne memberi perintah setelah melihat jadwal yang disusun sekretarisnya. “Baik, Pak.” Ferni mengangguk. “Tolong pesankan resort untuk bersantai di Sabtu dan Minggu, jangan terlalu jauh dari kota.” “lngin yang pemandangan apa, Pak. Pegunungan atau pantai?” “Pegunungan boleh. Cari yang besar dan privat.” Ferni mencatat setiap permintaan direkturnya dengan teliti. I

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD