Sesampainya di Kota Bandung, Dendi segera mengantarkannya ke sebuah rumah yang tak jauh dari klinik tempatnya bekerja. Kebetulan rumah Sahda saat ini pun tak jauh dari rumah Fathur dan Sahda terdahulu, Sahda pun keluar dari dalam mobil dan tak lupa membukakan pintu mobil di belakangnya agar Umma nya segera keluar. "Sudah biar Umma saja," ucap Risna. "Gak apa-apa Umma," sahut Sahda sembari tersenyum. Dendi membantu Sahda mengeluarkan beberapa koper milik Sahda, betapa baiknya Sahda yang tak ingin merepotkan Dendi. ia pun bergegas membantu Dendi untuk membawa semua barang-barang miliknya, "Sudah biarkan Mas saja, ini berat." ujar Dendi. Sahda menggelengkan kepalanya, "Kata Dilan Rindu mas yang berat," Dendi merasa tak percaya bahwa Sahda memiliki sisi komedi, Dendi tertawa kecil mend

