BAB 28

1613 Words

“Menurut Tante, aku harus bagaimana?” “Kamu ingin dengar saranku?” “Iya, Tante.” “Hadapi perempuan itu. Dekati anak-anak, dapatkan hati mereka. Maka, secara otomatis, Evander akan menjadi milikmu.” “Bisakah?” “Hei, Martha. Kenapa kamu jadi nggak percaya diri?” Martha menyugar rambut. “Entahlah, Tante. Soalnya, Evander dan anak-anak kelihatan suka sekali sama perempuan itu.” “Mereka suka karena bertetangga. Setiap hari ketemu, kalau kamu pindah ke rumah Evander juga akan sama hasilnya.” “Tapi, anak-anak asing sama aku.” “Karena kamu nggak mencoba lebih akrab, Martha.” Martha menggigit bibir. “Bisa jadi, begitu.” Puspa berdecak, menatap keponakannya. Martha terlihat gundah, mendatanginya dengan segudang keluh kesah soal Evander dan sikap laki-laki itu. Ia yang menyarankan Martha u

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD