Hari kedua menjaga anak-anak Evander, Althea memperhatikan mereka dengan teliti. Adelio masih seperti biasa, gembira bisa diantar jemput Althea. Tidak hanya itu, siang dibawa ke klinik, malam tidur ditemani, bocah itu mengoceh senang pada siapa pun yang mendengarkan kalau dia punya Mama. Adelia, gadis kecil itu tidak menangis hari ini, tapi wajahnya murung. Althea berpikir untuk rnengajaknya bicara dari hati ke hati, tapi diurungkan. la takut juga kalau niatnya akan ditolak gadis kecil itu. Padahal, ia hanya ingin tahu apa yang mengganggunya. Berbeda dengan Adelio yang jauh lebih terbuka, Adelia tidak menolak kehadiran Althea, hanya saja ia sedikit menjaga jarak dengan tidak banyak menceritakan hal-hal lain ke Althea. Saat menjemput Si Kembar pulang sekolah, Althea terus memperhatikan da

