Bagi banyak orang, Martha adalah tipe perempuan ideal. Cantik, sukses dengan karir yang bagus, datang dari keluarga harmonis. Semua yang dimiliki, banyak membuat orang iri. Siapa yang tidak ingin menjadi seorang Martha, dianggap punya segalanya yang diinginkan banyak orang. Sebuah hidup yang sempurna. Sayangnya, tidak banyak orang tahu kalau dia juga menyimpan luka. Tentang cinta tak berbalas, hidup dengan standar tinggi demi menjadi yang terbaik. Tidak ada yang tahu, jejak luka yang tertoreh di hatinya. Orang tuanya memang baik, tapi mereka menuntut kesempurnaan yang mutlak dari dirinya. Nyaris tidak memberinya waktu bernapas untuk menjalani hari karena tuntutan yang tinggi. “Biarpun perempuan jangan mau kalah sama laki-laki, Martha. Kamu adalah pewaris keluarga, harapan kami ada padamu

