Sophie melirik Paman Karl dengan lirikan yang tidak nyaman, pria itu hanya menghela napas dan berlalu. "Pergi temui dia, Maria, setelah kebisingan itu mereda." Maria sedikit bergeser dalam pelukan erat itu. Rasa kelu itu menyeruak ke seluruh tubuhnya dan berubah menjadi rasa sakit yang membakar. Berhenti merengek, Maria, dia menggerutu pada dirinya sendiri dalam hati. Ini tak sebanding dengan apa yang dialami Paman Sarkon. Maria terdiam ketika merasakan tubuh hangat yang tengah mendekapnya itu bergetar... Gadis cantik berambut merah itu pun memejamkan matanya. Dia tidak akan pernah tahu apa yang terjadi diantara Sarkon dan Nyonya Alessia. Tidak ada yang ingin memberitahunya. Namun apapun yang terjadi menyebabkan Sarkon semakin dingin. Tanggapannya menjadi lebih singkat. Kata-katanya

