Carla Umbrella

2004 Words

Percikan hujan masih ada tepat disaat Isabella membuka gorden penutup jendela. Kepalanya menoleh mencari keberadaan jam dinding. Masih pukul tiga dini hari dan Isabella sudah terbangun karena mengingat kenangan indahnya bersama Diana.  Ada rasa tidak rela sesaat menyadari ketidakberuntungan sang kakak. Juga tak ada yang jelas sampai hari ini.  Tangan Isabella menutup tirai. Dia beralih pada dua koper besar teronggok manis di ujung ruangan. Kemarin beberapa orang suruhan Beryl membawakan baju-bajunya. Barang-barang di rumah orang tua Isabella tak perlu ikut diangkut. Disini, di apartemen baru ini Isabella rasa segala keperluan sudah disediakan.  Memindahkan baju di koper ke almari bukan ide buruk juga. Isabella bisa melakukannya sendirian.  Matanya telah pada ponsel yang menyala. Siapa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD