Chapter 83 - Dua Pria Jenius

1635 Words

--“Jangan pernah menghakimi seseorang sebelum kau tau kebenaran yang sengaja dia sembunyikan. “— *** Beberapa hari yang lalu ... Dave keluar dari ruangan itu dengan napas memburu. Wajahnya yang biasa datar dan tak menunjukkan perasaan apa pun, jelas-jelas saat ini menunjukkan jika pria itu emosi. Dave mengunci pintu baja itu dari luar kemudian mengunci pintu kayu yang berada setelahnya. Begitu dia memutar tubuhnya, seorang pria dengan wajah dinginnya sudah menunggunya sambil bersedekap d**a. “Kita bisa duduk untuk membicarakannya baik-baik,” ucap pria itu yang tak lain adalah Peter. Ya, Peter menunggu Dave seorang diri karena Mike sudah lebih dulu dia tugaskan untuk pergi. Dave menghela napasnya pelan. Perkataan ayahnya benar. Dia harus duduk untuk meredakan emosinya. Peter berla

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD