Gelisah!

1069 Words

Kelakuan pria di sampingku ini benar-benar ya, dia membuat suasana makan siang jadi sedikit angker. Mana dari tadi Mama gak sedikit pun bersuara buat menjadi penengah di antara keduanya lagi. Malah ikut diam seperti kedua pria ini. "Ca, kamu ikut saya ke rumah, ada keluarga saya yang datang dari luar kota ingin ketemu kamu." ucap Pak Indra saat kami selesai makan siang. "Ha? Harus sekarang, Pak?" "Ya. Makanya saya ke sini jemput kamu." "Tapi sekarang badan saya capek banget, Pak. Pengen tidur," ucapku tanpa menyembunyikan rasa kesal. Yang benar saja, baru pulang kemahan masa harus langsung pergi aja? "Kamu dengar? Ica ingin istirahat, harusnya kamu mengerti jika memang sayang sama dia," ucap Bang Fatih lalu meneguk air mineral dengan sangat tenang. "Ekhm, emangnya gak bisa besok gi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD