Srak Srak Srak Bunyi dedaunan kering yang terhempas oleh sapu lidi di halaman rumah terdengar nyaring. Rana, gadis cantik yang memiliki tubuh aduhai itu tampak sibuk menyapu halaman rumah sang kakek. Seperti biasa, penampilannya begitu menarik perhatian. Dengan kaos pendek ketat yang dipadukan dengan rok mini sejengkal di atas paha yang membalut kaki jenjangnya. Angin kencang berhembus lembut menerbangkan dedaunan kering yang belum sempat Rana sentuh. Gadis itu menggerutu pelan, mempercepat pergerakannya menghalau kejadian serupa terjadi. Di saat yang bersamaan, suara mesin motor meraung membelah keheningan. Rana menoleh, melihat siluet tubuh sang kakek yang semakin mendekat. Menerbitkan senyumnya yang sempat hilang karena rasa kesepian. "Wahh.. rajin sekali kesayangan Kakek ini." pu

