"Kakek..." seruan keras itu mengejutkan Kakek Wisnu yang baru saja keluar dari kamarnya. Bruk Pelukan hangat dia dapatkan dari sang cucu. Rana tampak sangat senang karena akhirnya bertemu dengan kakeknya. Setelah kemarin mereka terpisah jarak selama hampir seharian penuh. "Kakek pulang jam berapa? Kenapa nggak bangunin Rana?" tanya Rana setengah merajuk. Masih betah bergelayut manja pada sang kakek. Kakek Wisnu terkekeh menghadapi sikap manja Rana."Kalau tidak salah jam 10 malam. Em, Kakek sengaja karena tidak ingin mengganggu waktu tidur kamu, Sayang." jawabnya mengelus pelan puncak kepala Rana. Rana masih mempoutkan bibirnya, namun wajahnya terlihat sumringah. Rona di pipinya memperlihatkan jika gadis itu dalam suasana hati yang baik. "Rana kangen banget sama Kakek. Pengen cepet-ce

