Extra Part I

2117 Words

"Gue ikut senang banget, Mel, sekali lagi selamat. Lo itu dapatin semua yang lo inginkan benar-benar pada waktu yang tepat. So happy for you." Aku mengangguk setuju. "Setelah ngelewatin lika-liku perjalanan yang banyak kerikil tajamnya, gue akhirnya sampai di tahap ini juga, Ay. Gue menikah pada batas waktu yang gue pernah rencanain, bisa tepat pada waktunya. Padahal, gue nggak lagi mikirin batas umur lagi waktu itu setelah gagal untuk kedua kalinya. Gue udah pasrah aja kemarin ini, ngikutin gimana alurnya aja.” "Katanya, jika kita udah mengikhlaskan sesuatu yang membuat kita merasa sakit, akan ada kejutan tak terduga yang bakalan didapat setelahnya. Tuhan sebaik-baiknya pembuat rencana. Ah, selamat pokoknya!" Aya memelukku dari samping. "Mau langsung kasih tahu Dikta? Dia tahu lo ke

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD