Keesokan harinya “Suami kamu belum turun, nak?” tanya Umi Arini pada Zahira “Kak Zayn sepertinya masih siap-siap, Nek. Mungkin sebentar lagi akan turun.” Umi Arini mengangguk sembari tersenyum kecil. Tidak lama terdengar suara langkah memasuki ruang makan. Dan terlihatlah Zayn dengan langkah lebarnya, tidak lupa senyuman manis yang membuat siapapun terpikat. “Assalamualaikum.” salam Zayn “Waalaikumsalam. Baru turun, nak!” ujar Umi Arini “Iya, Nek. Baru selesai siap-siap.” Umi Arini dan Zoya saling menatap setelah melihat penampilan Zayn pagi ini. Terlihat berbeda dari biasanya. Bahkan wajah Zayn terlihat lebih berseri, rambut basah di pagi hari yang membuat Umi Arini dan Zoya tersenyum salah tingkah. Mereka tahu apa yang telah terjadi dengan menantunya itu. “Ekhm.” dehem Um

