Season 2 (13)

1458 Words

Mereka semua makan dengan situasi hening, hanya terdengar suara dentingan sendok. Akibat kejadian barusan membuat suasana menjadi canggung. Hasna merasa tidak nyaman karena takut keluarganya berpikir yang tidak-tidak. Hanya Umi Arini yang mengetahui kebenaran itu. “Hasna, bisa-bisanya kamu berkata seperti itu di hadapan Mbak Zahira dan keluarga kamu yang lain.” ucapnya dalam hati Hasna merutuki dirinya sendiri. Berada di dekat Zayn membuat ia tidak bisa mengontrol dirinya sendiri. “Aku harap mereka tidak berpikir macam-macam.” “Alhamdulillah.” ucap Zayn setelah makan “Gimana rasa makanannya, nak?” tanya Zoya “Enak, Bunda.” “Alhamdulillah. Bunda senang kalau kamu menyukainya.” “Rasa masakan Bunda hampir sama dengan makanan yang dibuat oleh Umi, selalu enak.” Zoya tersenyum m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD