Part 25 : Lahiran Absurd (Sayang Anak)

1763 Words

Jangan lari-lari Ell!" Pekik Cakra heboh saat melihat istri buncitnya tengah berlari menghampiri penjual balon. "Buruan sayang! Babiesnya pengen balon Tayo yang itu." Ucap Ellia tak kalah heboh dengan kepanikan Cakra, wanita buncit itu memekik kegirangan saat penjual balon itu memberinya sebuah balon dengan bentuk kartun bis berwarna biru. "Tunggu suami saya bayar ya pak." Penjual itu mengangguk, tak berapa lama, Cakra pun datang dan membayarnya. "Kamu itu loh yang, udah tau hamil tua gitu kok malah lari-lari cuma buat balon." Cerocos Cakra sambil menuntun Ellia duduk dibangku taman yang tak jauh dari penjual balon tadi. Ellia hanya menyengir kuda, tanpa rasa bersalah, kadang Cakra sendiri merasa heran, bagaimama Ellia bisa beraktifitas dengan gesit dan tak kenal lelah begini, meski pe

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD