Al melepaskan Aya, tubuh Aya bersandar di d**a Al, Aya merasa kehilangan tenaga. Napasnya memburu, bagai setelah berlari ratusan kilo meter. "Ayo berendam!" Al memukul p****t Aya cukup keras. Aya diam saja, ia merasa, berciuman saja membuatnya sangat lelah. "Bagaimana aku bisa ke luar, kalau kamu menempel begini? Apa kamu ingin kita berendam berdua? Atau kamu ingin aku mandikan!" "Sem ... hmmpp!" Aya memukul Al dengan kedua tangannya, karena Al kembali menciumnya. Al melepas Aya, tawanya membahana, sebelum ia melangkah ke luar dari dalam kamar mandi, dengan hanya mengenakan celana panjang saja. Bergegas Aya menutup, dan mengunci pintu kamar mandi. Aya menyandarkan punggung di pintu kamar mandi. Diusap bibir dengan punggung tangannya. Ada rasa marah pada dirinya sendiri, karena beg

