Diva melirik ponselnya saat sebuah notifikasi masuk dari Abbas Angkasa yang mengabarkan bahwa dirinya sudah berada di depan menunggu wanita itu untuk makan siang bersama. Jelas hal itu membuatnya tersenyum geli karena kini malah pria tua itu lah yang berbalik mendatanginya untuk sekedar makan siang bersama. Padahal awalnya ia yang selalu tak tahu malu mendatangi kantor pria itu meski sudah diusir berkali-kali. Diva mengambil tasnya dan berpesan pada sang asisten bahwa ia makan siang di luar sekaligus ada urusan sebentar. Wanita itu berjalan anggun menuju mobil hitam yang terparkir di halaman butiknya. "Hai," sapa Diva ketika menjatuhkan b****g di kursi penumpang dan memasang safety belt-nya. "Hai. Menyenangkan hari pertama menjadi bos?" tanya pria itu sembari mulai menjalankan mobilny

