Tukaran Schedule-2

714 Words

Dan entah bagaimana, perasaan bersalah ikut merayap dalam hati Bian. Ia tak tahu apakah wajar atau tidak, tapi kabar tentang Nadira membuatnya seperti kembali ke titik nol, menyerah dengan keputusan yang sempat ia buat. Clarissa kembali menggenggam tangannya, kali ini lebih erat. "A', aku kasihan deh sama Kak Nad. Padahal biasanya dia yang paling cerewet kalau kumpul gini," ucapnya tiba - tiba. Bian menoleh, terkejut sesaat, tapi cepat - cepat menahan ekspresi. "Iya ... semoga kak Nad cepat sembuh." Clarissa mengangguk, lalu berusaha tersenyum tipis. "Iya, pasti. Opa tadi juga sudah bilang doa yang bagus buat kak Nad." Bian ikut tersenyum seadanya. Namun, jauh di dalam hati, ia tahu malam ini tidak akan berhenti begitu saja. Ada sesuatu yang menunggunya setelah pesta usai , apakah ia a

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD