Bian Terkejut-2

702 Words

"Ok, thank you." Petugas darat pun datang lagi memberikan dokumen Capt. Danny, lalu pamit turun. "Ready?" tanya Capt. Danny ke Bian . "Ready, Capt," jawab Bian singkat. "Request Pushback." "Ok." Prosedur persiapan sebelum pesawat terbang pun dilakukan hingga akhirnya mereka sudah siap mengangkasa. Take off berjalan mulus. Mesin meraung, pesawat melaju di runway, lalu terangkat menembus langit. Di luar jendela, awan putih berarak, seolah dunia di bawah terputus dari semua beban. Biasanya, saat sudah di atas ketinggian jelajah, Bian bisa menikmati ketenangan. Tapi tidak kali ini. Pikirannya berputar terus, membayangkan wajah Nadira pucat di ranjang rumah sakit, mengingat Opa yang berpidato dengan suara berat, dan Clarissa yang enteng saat menyebut sakit lambung seakan itu hal kecil.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD