Kehangatan sore itu merambat lambat, menyusup masuk melalui celah-celah ruang tengah yang tenang. Sinar matahari senja yang sewarna jingga keemasan menerobos kisi-kisi tirai tipis, melukis garis-garis cahaya panjang di atas permukaan lantai kayu. Di sudut ruangan, sebuah keranjang bayi berbahan rotan yang masih kosong sudah berdiri dengan anggun. Di sekelilingnya, berjejer beberapa pasang pakaian bayi berukuran mungil dengan warna-warna pastel yang lembut, seolah sedang menanti dengan sabar sang pemilik kecil yang akan segera hadir ke dunia. Elara menyandarkan punggungnya di sofa beludru yang empuk. Tangannya bergerak dalam ritme yang begitu teratur, mengusap lembut permukaan perutnya yang kini sudah membuncit besar, menandai usia kehamilannya yang telah menginjak delapan bulan. Kehadira

