Thirty One

1340 Words

“om mengucapkan terima kasih ya Al kamu sudah mau menjaga Kanaya saat opname dan saat om juga tante tidak ada disini.” “sama sama om,” jawab Aldric sambil memasukkan makanan dalam mulutnya, sedangkan Kanaya tenggelam dalam pikirannya sendiri. Ia kikuk harus bicara apa jadi ia diam menjadi pendengar yang baik. “makanannya enak tante,” puji Aldric tulus, bukannya asal memuji tetapi memang Aldric jarang makan masakan mamanya, hanya makan masakan koki yang dibayar untuk memasak di rumah mereka yang besar. “bisa saja kamu memuji nak Al, pasti masakan mama kamu lebih enak,” jawab bu Inda. Aldric tersenyum kecut, mana mau mamanya berkotor ria di dapur, yang ada mamanya hanya arisan dengan teman sosialitanya di resto A, gathering di resto B dan seterusnya. “tidak juga tante, lebih enak m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD