Pak andrian, Bu Inda dan Kanaya berjalan mendekati meja bulat yang cukup besar yang memang khusus untuk keluarga om Imam. Duduk mengelilingi meja ada Aira dan Tante Isti, ada juga Aldric yang sedang asyik bercakap cakap dengan Om Imam dan Ali. “lihat Aldric, sudah akrab dengan keluarga kita, tampaknya kita akan segera melaksanakan pesta pertunangan juga bu,” seloroh pak Andrian membuat Kanaya tersipu. “Ayah Bicara apa sih, jangan mulai deh,” jawab Kanaya membuat kedua orangtuanya tergelak. Pak Andrian bergabung dengan om Imam juga Aldric dan Ali sedangkan Kanaya dan Ibu Inda bergabung dengan AIra dan Tante Isti. “calon suami kamu hebat Kay, bisa mengimbangi obrolan dengan papa juga Ali padahal mereka berdua kalau bicara tingkat tinggi loh apalagi soal bisnis,” puji Aira. “Ra… calon

