“Maura!” sentak Sisilia mendesis tak sabaran untuk mendapatkan jawaban tetapi sahabatnya itu malah diam seribu bahasa dengan wajah pucatnya. Maura tersentak kecil, matanya menatap penuh getar takut memandangi sahabatnya itu. “Sil … aku ini bukan hickey--” “Ck, Ra, aku enggak akan marahin kamu kalo emang kamu pacaran.” Sisilia memang tahu betul kalau Maura itu penakut dan perempuan yang paling tidak mau terkena skandal. “Kamu bisa ngomong sama aku, Ra. Siapa cowok kamu sekarang.” Maura menggeleng keras, “enggak ada, Sil. Serius. Ini… ini alergi, Sil! Kemarin aku makan seafood di kantin rumah sakit, terus gatal-gatal dan aku garuk sampai begini. Biasanya aku enggak alergi apa-apa." "Alergi?" Sisil bertanya dengan nada tidak percaya. Ia mendekat, suaranya merendah namun penuh selidik. "Ra

