Bab 20

1765 Words

"Bro ... lo enggak balik ke apartemen?" Tomi menuangkan brendi ke dalam gelas kosong sesaat setelah Samudra kembali dari restroom. Cairan amber itu berkilau tertimpa lampu neon redup di sudut VIP klub malam tersebut. Samudra hanya mendengus kasar, menarik kursi kulit di depan meja yang dipenuhi botol-botol minuman mahal. "Sejak kapan kau jadi penjaga jadwalku?" Tomi tergelak hebat, tawanya bersaing dengan dentuman bas yang meredam suara di luar area mereka. "Beberapa minggu ini lo kan punya 'mainan' baru di apartemen. Gadis itu ... masih segar, kan? Atau sudah mulai layu karena lo paksa lembur setiap malam?" Samudra melirik sinis ke arah Tomi yang masih merangkul wanita cantik berpakaian minim yang duduk menempel di sampingnya. Samudra menyambar gelasnya, lalu menenggak brendi itu dalam

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD