BAB 113

1322 Words

"Enif, saya minta hubungi Kapolri dan Jaksa Agung untuk ketemu secara rahasia," ungkap Alta. "Baik pak," Enif mengangguk. "Saya minta, semua yang ada di sini ikut hadir di pertemuan nanti," Alta menatap Enif. "Lalu kita tambah orang untuk menjaga Anka dan Astra. Saya tidak mau mereka mengedus pertemuan itu," Alta kembali bicara. "Cari lokasi yang tidak mencurigakan. Ada ide?" Alta menatap Enif. "Kakek, bagaimana kalau di kantor AA Tech?" usul Andra. "Itu gedung kantor dan berada di pusat kota. Menurutku, kalau kantor adalah tempat umum untuk mengadakan pertemuan dan orang bebas keluar masuk. Kalau kita mencari tempat khusus dan bertemu secara sembunyi sembunyi bisa jadi malah mencurigakan." "Tapi, semoga saja pertemuan itu berlangsung secara pribadi bukan kedinasan," ujar Andra.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD